alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Warga Rajagaluh Diamankan Densus 88

Inin Nastain
Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Warga Rajagaluh Diamankan Densus 88
Petugas dari Polres Majalengka berjaga di dekat rumah AA yang tengah digeledah oleh tim Densus 88 Antiteror. Foto/SINDONews/inin nastain

MAJALENGKA - Seorang warga Kabupaten Majalengka berinisial AA dikabarkan ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror pada Selasa (19/11/2019) pagi. AA, warga Desa Rajagaluh Kidul, Kecamatan Rajagaluh, Majalengka itu ditangkap diduga terlibat jaringan teroris Jamaah Ansharut Daullah (JAD).

Orang tua AA, Edi mengatakan, tahu anaknya diamankan Densus 88 Antiteror dari warga. "Kalau masalah kejadian itu (penangkapan), saya tidak tahu. Tau (AA ditangkap tim Densus 88 Antiteror) dari masyarakat," kata Edi, ditemui di rumahnya.

Edi mengemukakan, anaknya Aa sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online di Kota Cirebon. Namun, AA tinggal di Kabupaten Majalengka. "Kerjaannya sopir ojek online, hampir setahun. Operasinya di Cirebon," ujar dia.



Di mata Edi, AA selama ini tidak terlihat melakukan aktivitas yang aneh-aneh. AA telah memiliki dua anak, masing-masing berusia 1,5 tahun dan 4 bulan. "Saya cuma melihat fakta bahwa anak saya tuh ya normal-normal saja," tutur Edi.

Sekretaris Desa (Sekdes) Rajagaluh Kidul Dani Agus Riyanto mengatakan, AA ditangkap tim Densus 88 Antiteror sekitar pukul 06.00 WIB di sebuah gang, sepulang mandi di sungai. AA ditangkap oleh 7 sampai 8 petugas berpakaian preman. (BACA JUGA: Densus 88 Amankan Enam Terduga Teroris Jaringan JAD di Kota Cirebon)

"Waktu pagi sih sempat rame (ditangkap karena kasus) narkoba. Siang ada berita bahwa (AA) terlibat (jaringan) teroris. Info dari aparat (polisi). Yang menangkap sekitar 7-8 orang berpakaian preman," kata Dani.

Di mata Dani, AA sosok yang cukup hangat dengan warga sekitar. "Tidak ada yang berbeda dengan warga lainnya, seperti biasa, tidak ada yang aneh," ujar dia.

Sementara itu, sekitar pukul 17.45 WIB, petugas tampak mendatangi rumah AA. Dengan memasang garis polisi, petugas terlihat menggeledah rumah yang ditinggali Aa, istri, dan dua anak mereka itu. Dalam penggeledahan, tampak juga beberapa Polisi Wanita (Polwan) yang menjaga dua anak balita AA.



(awd)