alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Korban Panji Bantah Datang ke Majalengka untuk Serang Irfan

Agus Warsudi
Korban Panji Bantah Datang ke Majalengka untuk Serang Irfan
Panji Pamungkasandi, korban penembakan. Foto/SINDOnews/Agus Warsudi

BANDUNG - Panji Pamungkasandi, korban penembakan yang diduga dilakukan Kabag Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Majalengka Irfan Nuralam, membantah datang ke Kabupaten Majalengka untuk menyerang kelompok Irfan.

"Ada isu bawa senjata tajam. Nah waktu saya laporan polisi itu, mobil saya dan pegawai, digeledah. Polisi tidak mendapati apapun di dalam mobil," kata kata Panji saat ditemui di Bandung, Selasa (12/11/2019).

Panji mengemukakan, niat datang ke Majalengka untuk menemui Irfan dan menagih utang proyek pembangunan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dengan total proyek senilai Rp800 juta.



Namun dalam proyek ini, Irfan baru membayar sebesar Rp300 juta. Sehingga, setelah proyek selesai pada April 2019, Panji pun menagih sisa utang proyek itu sebesar Rp500 juta. "Saya berharap pihak kepolisian (Polres Majalengka) menyelesaikan kasus ini sampai tuntas," tutur Panji.

Diketahui, Panji Pamungkasandi, seorang kontraktor, mengalami luka tembak di tangan kiri. Penembakan itu diduga dilakukan oleh seorang pejabat di lingkup Sekda Pemkab Majalengka berinisial IN yang merupakan anak kedua dari Bupati Majalengka Karna Sobahi.

Peristiwa penembakan yang diduga dipicu oleh masalah pembayaran proyek tersebut terjadi di Ruko Hana Sakura, Cigasong, Kabupaten Majalengka pada Minggu (10/11/2019) malam. Korban Panji telah melaporkan peristiwa ini ke Polres Majalengka.



(awd)