alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kepastian Porkab Bandung Barat Tunggu Kesiapan Cabor

Adi Haryanto
Kepastian Porkab Bandung Barat Tunggu Kesiapan Cabor
Sekretaris KONI KBB Lili Supriatna (kanan) didampingi Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Jaka Supriatna. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto

BANDUNG BARAT - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat (KBB belum memutuskan agenda pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) ke-3 yang berdasarkan rencana awal akan digelar di Kecamatan Padalarang.

Kepastian pelaksanaan Porkab Bandung Barat akan ditentukan pekan depan setelah melihat kesiapan dari masing-masing cabang olahraga (cabor).

"Kepastiannya akan ditentukan pekan depan. Apakah akan digelar bulan November ini atau digeser ke pertengahan 2020," kata Sekretaris KONI KBB, Lili Supriatna didampingi Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres), Jaka Supriatna di Padalarang, Sabtu (9/11/2019).



Lili menyebutkan, KONI KBB tidak mau sekadar asal-asalan dalam melaksanakan event Porkab. Sebab event tersebut menjadi ajang untuk menjaring atlet-atlet potensial dan berprestasi guna diturunkan pada Porprov (Porda) Tahun 2022.

Terlebih sekitar 70% atlet KBB yang ikut di Porda sebelumnya secara usia sudah tidak bisa lagi tampil, sehingga perlu ada regenerasi penerus dari atlet-atlet muda.

Pihaknya masih berharap Porkab bisa digelar di tahun ini karena agenda olahraga di tahun 2020 terbilang cukup padat. Salah satunya gelaran PON Papua sehingga ketika Porkab digelar pertengahan tahun depan dikhawatirkan dapat mengganggu persiapan PON.

Di sisi lain, ajang Porkab juga sangat penting karena menjadi tolok ukur sekaligus ajang seleksi bagi atlet. Sebab bagi mereka yang berprestasi nanti bisa menjadi kontingen KBB di Porprov.

"Saat Porkab digelar maka talent scouting atau intelegent sport akan muncul dan bisa keliatan benar mana yang berprestasi. Ini kira-kira yang berpeluang dapat emas di Porprov mana, dan dari sekarang peluang emas itu bisa dilihat dari Porkab," kata Lili.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI KBB Jaka Supriatna menuturkan, dari total 60 cabor, KONI KBB ingin melihat kesiapan atlet di masing-masing kecamatan. Sebab syarat sebuah cabor dipertandingkan di Porkab adalah ketika ada perwakilan atlet dari minimal enam kecamatan.

Jika kurang dari itu, cabor tersebut tidak bisa dipertandingkan. Bagi olahraga populer seperti sepak bola, voli, bulu tangkis, dan lain-lain, pasti kontingen dari 16 kecamatan ada. Tapi untuk beberapa cabor masih terus digelorakan supaya menyebar ke semua kecamatan.

"Ada beberapa cabor yang sebarannya sudah sangat baik dan tidak hanya tersentralistis di satu atau dua kecamatan. Makanya pembinaan SDM atlet menjadi penting agar target mencapai prestasi di Porprov Jabar, di mana KBB akan menjadi tuan rumah, bisa tercapai," ujar Jaka.



(awd)