alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Jadwal Berubah, Waktu Tempuh KA Ekonomi Lebih Cepat

Arif Budianto
Jadwal Berubah, Waktu Tempuh KA Ekonomi Lebih Cepat
Deputy Executive Vice President PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung Hendra Wahyono. Foto/Dok/SINDOnews

BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan perubahan grafik perjalanan kereta (gapeka) 2019 mulai 1 Desember 2019. Atas perubahan itu, perjalanan kereta api ekonomi yaitu KA Pasundan dan KA Kahuripan lebih cepat dari sebelumnya.

Deputy Executive Vice President PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung Hendra Wahyono mengatakan, perubahan Gapeka 2019 berdampak pada berkurangnya waktu tempuh KA ekonomi. Sementara, KA komersial tidak mengalami perubahan signifikan.

"Waktu tempuh ada yang lebih cepat. Misalnya KA Pasundan dan Kahuripan dari awalnya 16,07 jam menjadi 14,45 jam. Memang untuk Gapeka 2019 ini, KA ekonomi yang lebih diuntungkan," kata Hendra di Kantor Daop 2 Bandung, Kota Bandung, Senin (4/11/2019).



Menurut dia, waktu tempuh KA ekonomi yang lebih cepat karena penggunaan rel double trek di wilayah Madiun atau Daop 5. Ini menjadi kabar gembira, lantaran selama ini KA ekonomi membutuhkan waktu tempuh lebih lama ketimbang KA komersial.

Diketahui, perubahan Gapeka 2019 ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan No KP 1781 Tahun 2019 tentang Penetapan Grafik Perjalanan KA Tahun 2019 PT KAI (Persero).

Menurut Direktur Utama KAI Edi Sukmoro, Gapeka 2019 dibuat untuk memenuhi aspirasi dan kebutuhan pelanggan akan layanan kereta api yang dapat diandalkan. Edi menambahkan bahwa masyarakat bisa memesan tiket pada tanggal 1 November 2019 untuk keberangkatan tanggal 1 Desember 2019 danĀ  seterusnya secara bertahap di semua kanal pembelian.

"Saya mengimbau kepada calon penumpang KA dengan keberangkatan 1 Desember 2019 dan seterusnya agar memerhatikan lagi jadwal yang tertera di tiket. Tujuannya agar tidak tertinggal kereta karena sudah diberlakukannya Gapeka 2019," ujar Edi.

Penggantian Gapeka ini dilakukan karena sejak 2017 terjadi begitu banyak perkembangan perkeretaapian seperti pengoperasian jalur ganda lintas selatan Jawa dan Sumatera, penambahan lintas baru seperti LRT Sumatera Selatan, Penambahan Stasiun, penambahan kecepatan prasarana, dan penetapan perjalanan KA baru.

"KAI selalu berorientasi kepada kepuasan pelanggan dalam menentukan kebijakan perusahaan. Melalui Gapeka 2019, kami berharap semakin banyak lagi masyarakat yang akan menggunakan moda transportasi kereta api," tutup Edi.



(zik)