alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Asyiknya Menikmati Kuliner Tradisional Legendaris di Margo City

R Ratna Purnama
Asyiknya Menikmati Kuliner Tradisional Legendaris di Margo City
Sejumlah kuliner tradisional legendaris seperti, Bebek Sinjay, Nasi Jamblang Mang Dul Cirebon, Toko Oen Semarang, Sop & Soto Kaki Sapi Haji Agus Barito, Gudeg Yu Djum Yogyakarta bakal hadir di event Margo City Indonesia Kaya Rasa. Foto SINDOnews/R Ratna P

DEPOK - Apakah generasi milenial pernah mendengar dan mencicipi kuliner tradisional yang legendaris? Misalnya saja Bebek Sinjay, Nasi Jamblang Mang Dul Cirebon, Toko Oen Semarang, Sop & Soto Kaki Sapi Haji Agus Barito, Gudeg Yu Djum Yogyakarta? Nah kalau belum pernah coba, ada baiknya kalian kunjungi event Margo City Indonesia Kaya Rasa.

Disini tersedia aneka kuliner nusantara yang legendaris loh. Misalnya saja Nasi Pedes Bali Made, Bubur Tumpeng Mbak Seh asli Salatiga, Mi Bandung Kejaksaan Batagor Cuplis, Mie Jowo Semar, Pentol Ceker Begal, Es Dawet Ireng Wong Ndeso, Ketan Susu Kemayoran, Pempek Megaria, Siomay Johny Tahu Susu Lumer dan masih banyak jenis makanan lainnya.

“Pokoknya di setiap daerah pasti memiliki menu unggulan dan kami coba hadirkan dengan suasana yang berbeda, di dalam mal,” kata Marcomm & Event Manager Margo City, Rani Fitriawati, Jumat (1/11/2019).



Event kulliner ini menjadi agenda rutin yang digelar Margo City setiap tahun. Kali ini  mengusung tema Margo City Indonesia Kaya Rasa. Lebih dari 30 masakan khas Indonesia siap memanjakan lidah para pengunjung hingga 10 November 2019. Bertempat di area atrium utama dan Margo Promenade, mampu menampung hingga 500 orang. Dengan dihadirkannya acara semacam ini memiliki tujuan untuk mengobati rasa rindu akan masakan khas daerah Indonesia. “Cukup datang ke sini, maka masakan khas dari daerah di Indonesia bisa dinikmati,” paparnya.

Selama dua minggu ini, Margo City mendatangkan makanan khas beberapa daerah di Indonesia yang bisa mengobati kerinduan. Tema kuliner nusantara ini juga dimaksudkan untuk mengedepankan kearifan lokal dan memperkenalkan makanan otentik di wilayah Indonesia kepada generasi milenial.

“Jadi kita ingin mengedepankan dan memajukan kuliner Indonesia. Disini pengunjung bisa belanja dan sekaligus bernostalgia dengan makanan legendaris yang ada. Bagi generasi muda, kami ingin memperkenalkan kuliner tradisional ini pada mereka yang secara rasa tentu tidak kalah dengan makanan modern,” ucapnya.

Rara salah satu pengunjung mengaku senang dengan adanya event seperti ini. Dia adalah penggemar Bebek Sinjay sehingga tidak perlu susah pergi ke Madura hanya untuk menikmati bebek yang rasanya sudah mendunia itu. “Kan jadi enak ada disini semua yang saya mau. Kalau bisa sih sering-sering ada acara seperti ini,” tandasnya.



(sms)