alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pemprov Jabar Buka 1.934 Formasi Lowongan CPNS November 2019

Agung Bakti Sarasa
Pemprov Jabar Buka 1.934 Formasi Lowongan CPNS November 2019
Pemprov Jabar segera membuka pendaftaran seleksi CPNS. Rencananya pendaftaran dibuka 1 November 2019 mendatang. Foto/Ilustrasi/SINDOnews

BANDUNG - Pemprov Jawa Barat mengumumkan pembukaan pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk 1.934 formasi yang tersedia. Pembukaan pendaftaran dimulai 1 November 2019 mendatang.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Daud Ahmad menerangkan, 1.934 formasi yang tersedia didominasi oleh tenaga fungsional atau bidang teknis.

Dari data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Jabar, lanjut Daud, 1.934 formasi tersebut terdiri dari 839 tenaga pendidik, 93 tenaga kesehatan, dan 1.002 tenaga pelaksana dan fungsional.



Menurut Daud, kebutuhan pegawai di Pemprov Jabar merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia. Sebab, jumlah pegawai di Jabar yang pensiun mencapai 1.800 orang setiap tahunnya.

"Lebih banyak orang teknis, teknis itu berbagai macam spek. Dulu kan banyak tenaga medis, sekarang teknis seperti insinyur di (Dinas) Bina Marga, (Dinas) Perumahan dan Permukiman, ya tenaga teknis," tegas Daud di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (30/10/2019).

Dalam kesempatan itu, Daud pun mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur bujuk rayu para calo tes CPNS maupun pihak-pihak yang menjanjikan dapat meloloskan menjadi CPNS.

"Saya berpesan kepada siapapun yang ingin daftar CPNS, kalau ada yang menawarkan jangan lah. Orang yang menawarkan itu biasanya spekulasi. Jadi, dia menawarkan ke beberapa orang, lalu tarik uang. Dari 10 orang misalnya, yang masuk hanya satu, itu pun bukan karena usaha dia, tapi memang yang bersangkutan bisa," tuturnya.

Daud pun memberikan tips yang harus disiapkan oleh para pendaftar CPNS. Poin paling penting, kata Daud, tiap pendaftar harus menguasai materi ilmu pemerintahan dasar, seperti Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Belajarlah ilmu pemerintahan secara umum, seperti undang-undang ASN, undang-undang nomor 23, kebanyakan mereka gugur di sana. Mungkin selama ini penguasaan ilmu pemerintahan mereka kurang, padahal itu pengetahuan dasar, itu tes pertama," bebernya.

Sementara itu, Kepala BKD Jabar Yerry Yanuar mengatakan, jadwal tes CPNS akan dimulai sekitar awal Februari 2020. Rencananya, tes CPNS Pemprov Jabar akan dilaksanakan di sekolah-sekolah.

"Tempatnya kemarin sudah dirapatkan  ini kan mendadak jadi kita kerja sama dengan Dinas Pendidikan, nanti tempatnya di sekolah-sekolah karena sekolah kan punya fasilitas komputer. Tes Februari, pengumuman sekitar Agustus tahun depan. Jadi ini untuk pengangkatan 2020," katanya.



(abs)