alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Edarkan Ganja dan Obat Terlarang, 2 Warga Pangandaran Diringkus Polisi

Syamsul Ma'arif
Edarkan Ganja dan Obat Terlarang, 2 Warga Pangandaran Diringkus Polisi
Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso saat ekspos kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Foto/SINDOnews/Syamsul Maarif

PANGANDARAN - J (54) dan YAG (21), dua warga Kabupaten Pangandaran diringkus petugas Polres Ciamis karena nekat mengedarkan ganja dan obat terlarang.

J, warga Dusun Muaratiga, Desa Kersaratu, Kecamatan Sidamulih terbukti memiliki satu paket ganja siap edar dan sembilan butir obat terlarang atau psikotropika Riklona merek Mersi Clonazepam.

Sedangkan dari tangan YAG, warga Dusun Patinggen II, Desa Karangpawitan, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, petugas menyita Hexymer (Tryhexyphenidly). Obat terlarang tersebut hendak diedarkan.



Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan, tersangka J dan YAG saat ini meringkuk di tahanan Mapolres Ciamis. Barang haram milik J tersebut disembunyikan dalam bungkus rokok.

"Tersangka J dikenakan Pasal 111 ayat 1 Undang Undang RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika dan Pasal 62 Undang Undang RI Nomor 5/1997 tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman 5 sampai 12 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp1 miliar," kata Bismo saat ekspos kasus di Mapolres Ciamis, Rabu (30/10/2019).

Petugas Polres Ciamis, ujar Bismo, menangkap J di rumahnya. Begitu juga dengan tersangka YAG. Saat menggeledah rumah YAG, petugas menemukan barang bukti 50 butir Hexymer Tryhexyphenidly.

"Tersangka YAG dikenakan Pasal 196 jo Pasal 198 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp1 miliar," ujar Bismo.



(awd)