alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045, Produksi Padi Purwakarta Digenjot

Asep Supiandi
Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045, Produksi Padi Purwakarta Digenjot
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menerima simbolis bantuan traktor dari pemerintah pusat. Bantuan itu untuk menggenjot produksi padi guna menunjang target Indonesia Lumbung Pangan 2045. Foto/Diskominfo Purwakarta

PURWAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) menggenjot produksi padi Kabupaten Purwakarta guna menunjang target Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045. Berbagai bantuan terus digelontorkan untuk petani Purwakarta untuk pencapaian target tersebut.

Tahun ini, sebanyak 17 cultivator atau alat penggarap khusus lahan kering, 15 unit pompa air, dan lima unit traktor menjadi jatah Kabupaten Purwakarta. Dengan peralata itu setidaknya bisa mengembalikan potensi lost 3.000 ton akibat kekeringan.

“Hari ini bantuan tersebut telah didistribusikan ke masing-masing kelompok tani,” kata Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kabupaten Purwakarta Agus Rachlan Suherlan, Selasa (29/10/2019).



Dia mengemukakan, sejak lima tahun lalu para petani melalui kelompok kerap mendapat bantuan alat pertanian dari pemerintah. Hingga 2019 ini tercacat, untuk bantuan traktor yang sudah disebar sebanyak 281 unit.

Kemudian, untuk Pompa Air sebanyak 238 unit dan alat cultivator sebanyak 31 unit. “Masing -masing kelompok mendapat satu unit,” ujar dia.

Seluruh bantuan itu, tutur Agus, digelontorkan untuk meningkatkan kesejahteraan, taraf hidup dan kemandirian para petani dalam memenuhi kecukupan pangan.

Sementara itu, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menambahkan, petani merupakan penggerak utama di sektor pertanian. Sehingga, harus dimanjakan.

Namun demikian, pihaknya berharap para petani bisa memanfaatkan bantuan tersebut secara maksimal guna mendorong peningkatan produktivitas hasil pertanian.

“Kami berharap, bantuan ini bisa termanfaatkan dengan baik. Kami juga berharap, bantuan bisa turut mendorong supaya generasi muda bisa kembali tertarik di sektor pertanian,” ujar Anne.



(awd)