alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Truk Laka Maut di Tol Cipali Dievakuasi dengan Crane selama 4 Jam

Toiskandar
Truk Laka Maut di Tol Cipali Dievakuasi dengan Crane selama 4 Jam
Petugas mengerahkan crane untuk mengevakuasi truk yang melintang di tengah jalan Tol Cipali. Foto/iNEWSTv/Toiskandar

CIREBON - Pascakecelakaan maut, petugas tol PT Lintas Marga Sedaya (LMS) mengevakuasi bangkai truk yang melintang di kilometer 181, Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Kabupaten Cirebon, menggunakan crane, Kamis (24/10/2019) siang. Lantaran truk yang terguling itu bermuatan kabel baja, proses evakuasi berlangsung lama sekitar 4 jam. 

Petugas gabungan dari Unit Lakalantas Polres Cirebon, PJR Tol Cipali, dan PT LMS, mendatangkan sebuah crane untuk mengangkat bangkai truk yang melintang di tengah jalan tol itu.

Untuk mengangkat dan mengevakuasi truk bermuatan dengan bobot lebih dari 10 ton tersebut, petugas terlebih dulu mengangkat muatan gulungan kabel baja.



Setelah bersusah payah selama 4 jam, akhirnya petugas berhasil mengevakuasi truk tersebut. Selanjutnya, truk dibawa ke Kantor PT LMS Kertajati.

General Manager Operasional PT LMS Suyitno mengatakan, petugas sempat kesulitan mengevakuasi badan truk yang terguling setelah ditabrak bus Pariwisata 44 Trans pada Kamis dinihari itu karena bermuatan cukup berat.

PT LMS, kata Suyitno, telah mengerahkan dua derek namun tidak berhasil. Karena itu, evakuasi dilakukan menggunakan crane. Namun agar lebih memudahkan, muatan truk dibongkar terlebih dulu. "Crane didatangkan setelah berkoordinasi dengan Polres Cirebon," kata Suyitno.

Diketahui, dari gelar olah tempat kejadian perkara (TKP) awal yang dilakukan Unit Lakalantas Polres Cirebon, kecelakaan diduga disebabkan pengemudi bus rombongan study tour asal Batang, Jawa Tengah tersebut, mengantuk dan kehilangan kendali. Akibatnya, tiga orang yang terdiri dari kepala sekolah dan dua siswa SMP, tewas di lokasi kejadian.



(awd)