alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

PKS Siap Kritik Pemprov Jabar Jika Tak Berpihak kepada Rakyat

Agung Bakti Sarasa
PKS Siap Kritik Pemprov Jabar Jika Tak Berpihak kepada Rakyat
Ketua DPW PKS Jabar Ahmad Syaikhu (tengah) dan Wakil Ketua DPW PKS Jabar Haru Shuandaru (kiri) menyerahkan bantuan bagi korban kebakaran hutan di Kalimantan, Sabtu (19/10/2019). Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa

BANDUNG - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat menegaskan, bakal mengkritik kinerja Pemprov Jabar di bawah kepemimpinan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, demi kepentingan seluruh masyarakat Jabar.

Ketua DPW PKS Jabar Ahmad Syaikhu mengatakan, sebagai mitra Pemprov Jabar, seluruh anggota DPRD Jabar dari PKS akan mengawal program-program pembangunan di Jabar. Bukan hanya mengkritik, namun juga mendukung program pembangunan sepanjang berpihak kepada rakyat.

"PKS akan mendukung selama program (pembangunan)-nya bagus. Tapi jika programnya tidak baik, bukan hanya dinilai tidak baik oleh PKS, tapi publik, kami akan mengkritik," kata Ahmad Syaikhu dalam konferensi pers Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DPW PKS Jabar di Hotel Grand Pasundan, Jalan Peta, Kota Bandung, Sabtu (19/10/2019).



Dalam kesempatan itu, Syaikhu mengemukakan, PKS hanya akan mengkritisi persoalan yang bersifat substantif dan berdampak luas terhadap masyarakat Jabar.

PKS, ujar Syaikhu, tak memiliki keinginan untuk menyoroti persoalan bersifat remeh karena perjuangan PKS demi kepentingan masyarakat Jabar.

"Seperti wacana upaya interpelasi. PKS akan ada di dalammya selama kontennya sesuai. Tapi kalau kontennya ecek-ecek (remeh), tidak ada substansinya, kami tidak akan masuk," ujar dia.

Dalam kesempatan itu, Syaikhu juga menyoroti persoalan komunikasi dan koordinasi antara Pemprov Jabar dan DPRD Jabar yang harus segera diperbaiki.

Menurut dia, komunikasi dan koordinasi sangat penting demi suksesnya program-program pembangunan di Jabar. Sebelumnya, PKS juga telah bersepakat dengan 9 pimpinan parpol pemilik kursi DPRD Jabar lainnya untuk mengkritisi program-program pembangunan di Jabar, termasuk memperbaiki pola komunikasi antara legislatif dan eksekutif.

"Namun, hingga saat ini, belum ada lagi evaluasi soal itu bersama partai lain. Kalau yang dirasakan memang belum ada perubahan terkait komunikasi dan koordinasi dengan eksekutif, kita akan segera lakukan evaluasi," tutur Syaikhu.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKS Jabar yang juga anggota DPRD Jabar Haru Shuandaru mengamini bahwa komunikasi dan koordinasi antara Pemprov Jabar dan DPRD Jabar harus diperbaiki.

"Sejak pertemuan dengan para pimpinan partai, sampai saat ini, belum ada perbaikan komunikasi dari Gubernur. Belum ada komunikasi dengan ketua-ketua fraksi dan lainnya," ungkap Heru.

Haru pun berharap, komunikasi antara legislatif dan eksekutif dapat berjalan lancar tanpa sekat, sehingga Jabar dengan berbagai potensinya bisa meraih tujuan pembangunan yang diharapkan.

Rakerwil DPW PKS Jabar

Terkait kegiatan Rakerwil DPW PKS Jabar, Ahmad Syaikhu mengatakan, rapata itu membahas target dan kinerja anggota DPRD Jabar dari PKS satu tahun ke depan.

Menurut dia, seluruh anggota DPRD Jabar dari PKS mampu menyerap seluruh aspirasi masyakarat dan mewajibkan mereka untuk terjun langsung ke masyarakat desa di daerah pemilihan (dapil)-nya masing-masing.

"Bila perlu, dalam program ini, anggota legislatif dari PKS bermukim di rumah warga desa untuk beberapa waktu agar tahu masalah sesuai dengan fakta di lapangan," kata Syaikhu.

Hal lain yang dibahas dalam Rakerwil, tutur Syaikhu, yakni tentang target PKS Jabar menjadi pemenang di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dengan target meraih dua kali lipat jumlah kursi DPRD Jabar dari 21 kursi PKS di DPRD Jabar saat ini.

"Kami sudah punya modal di periode sekarang. Kami harap, periode nanti bisa lebih banyak lagi menjadi pemenang pemilu karena kami sudah pernah juga menang di tingkat eksekutif selama dua periode di bawah kepemimpinan Ahmad Heryawan," tutur dia.

Dalam Rakerwil juga dibahas soal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 yang akan digelar di delapan kabupaten/kota di Jabar. PKS menargetkan kemenangan sebesar 50 persen di ajang pesta demokrasi tersebut.

"Kami mencalonkan kader terbaik kami di empat daerah. Keempat kader PKS ini memiliki peluang (menang) besar di daerahnya masing-masing," ungkap Syaikhu.

Dalam Rakerwil, DPW PKS Jabar pun mengumumkan bantuan yang akan dikirim bagi korban kebakaran hutan di Kalimatan sebesar Rp400 juta lewat program Gerakan Nasional Tanggap Bencana (Genta).



(awd)