alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Armada Terbatas, UPT Kebersihan KBB Kewalahan Layani Pengangkutan Sampah

Adi Haryanto
Armada Terbatas, UPT Kebersihan KBB Kewalahan Layani Pengangkutan Sampah
Kepala DLH KBB Apung Hadiat Purwoko. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto

BANDUNG BARAT - Permintaan pengangkutan sampah dari masyarakat dan perusahaan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga kini masih banyak yang ditolak.

Alasannya Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB masih kekurangan armada truk pengangkut sehingga belum bisa menyanggupi sejumlah permintaan baru tersebut.

"Kalau yang minta ditarik (diangkut) banyak, tapi kemampuan kami terbatas. Daripada kami sanggupi terus tidak bisa terangkut malah nanti disalahkan," kata Kepala DLH KBB Apung Hadiat Purwoko di Ngamprah, Jumat (18/10/2019).



Selain keterbatasan armada truk pengangkut, ujar dia, kendala lainnya adalah soal luas wilayah KBB yang terdiri dari 16 kecamatan dan 165 desa.

Praktis hanya wilayah perkotaan saja yang sudah terlayani. Sedangkan untuk wilayah selatan, belum. Sementara untuk pemohon perusahaan, dari ratusan yang mengajukan, baru sekitar 20 perusahaan di KBB yang sampahnya sudah diangkut.

Apung mengemukakan, penambahan armada pengangkut sampah setiap tahunnya hanya dapat dilakukan bertahap karena harus disesuaikan dengan keuangan daerah.

Meski begitu, pihaknya tetap bekerja maksimal di tengah terbatasnya armada. Berdasarkan kajian DLH, saat ini pengangkutan sampah di KBB baru sekitar 12 persen dari total jumlah penduduk atau setara dengan sekitar 150 ton sampah/hari.

Pada kesempatan yang sama, Kepala UPT Kebersihan pada DLH KBB Rudi Kuntadi mengakui, pemintaan pelayanan pengangkutan sampah terpaksa banyak yang harus dipending karena masih minimnya sarana dan prasarana.

Namun pihaknya tetap mengusahakan agar permintaan tersebut bisa terlayani. Apalagi tahun ini akan ada penambahan armada baru untuk pengangkut sampah.

"Dokumen permintaan dari perusahaan, kompleks perumahan, dan permukiman masyarakat yang minta dilayani banyak.Tapi kami belum bisa acc, karena mempertimbangkan sarana yang ada," ujar dia.

Disebutkannya, total saat ini UPT Kebersihan KBB memiliki 38 aramda truk sampah. Pada tahun ini akan ada tambahan 1 unit arm rol dan 1 motor sampah.

Kemudian, pada 2020 untuk arm rol ada penambahan lagi sebanyak 4 unit. Termasuk penambahan 1 dump truk, 1 unit armada pengangkut sampah liar (APSL), dan 2 unit kaisar.

"Semoga saja dengan adanya penambahan sarana cakupan pelayanan bisa lebih luas dan banyak lagi," pungkas Apung.



(awd)