alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Menengok Ruang Kelas Warna-warni di Sekolah Inspirasi SMPN 2 Padalarang

Adi Haryanto
Menengok Ruang Kelas Warna-warni di Sekolah Inspirasi SMPN 2 Padalarang
Suasana ruang kelas di SMP Negeri 2 Padalarang, KBB, yang dicat warna-warni dengan tema berbeda-beda membuat siswa lebih semangat belajar. Insert: Kepala SMPN 2 Padalarang Jaka Supriatna. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto

BANDUNG BARAT - Ruang kelas dicat warna-warni dengan beragam tema dan gambar, mungkin baru satu-satunya ada di Sekolah Inspirasi, SMP Negeri 2 Padalarang di Jalan Letkol G.A Manullang, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Berbeda dengan ruang kelas di sekolah umumnya yang dicat monoton warna putih, di sekolah ini semua ruang kelas yang berjumlah 27 rombongan belajar (rombel) dicat beragam warna.

Selain warna putih, ada juga warna lain di dinding-dinding kelas. Seperti, warna merah, jingga, kuning, hijau, nila, dan ungu (mejikuhibiniu). Kelas warna warni itu menambah suasana kelas menjadi lebih 'bergairah' dan suasana belajar tampak dinamis.



"Ide untuk mengecat warna-warni ruang kelas ini datang dari para siswa. Mereka bilang, Pa boleh ruangannya dicat warna lain yang berbeda-beda? Saya katakan boleh, asal jangan warna hitam dan jangan jadi beban pembiayaan orang tua ataupun pihak sekolah," kata Kepala SMP Negeri 2 Padalarang Jaka Supriatna kepada SINDOnews ditemui di sekolah, Senin (14/10/2019).

Menengok Ruang Kelas Warna-warni di Sekolah Inspirasi SMPN 2 Padalarang

Jaka mengemukakan, setelah inisiatif itu muncul, kemudian mendapatkan dukungan dari pihak sekolah dan guru. Akhirnya para siswa, guru, dan orang tua, bahu membahu melakukan pengecatan bersama-sama.

Hasilnya, ujar Jaka, sangat menginspirasi sehingga semua kelas dicat warna-warni dengan motif dan tema berbeda-beda. Ada yang bermotif pohon, bangunan, gedung bertingkat, batu bata, hingga grafiti telapak tangan.

Menurut Kasek, siswa memiliki komitmen untuk menjaga hasil karya mereka. Mereka dituntut bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan kelas dan merawat apa yang dikerjakan jangan sampai kotor atau rusak.

"Itu terbukti ampuh. Ruang kelas selalu terlihat rapi, bersih, dengan keberagaman warnanya. Sebagai penyemangat, pihak sekolah lalu melombakan ruang kelas yang paling rapi, bersih, berwarna, dan inspiratif," ujar Kasek.

Atas kreativitas dan komitmen dalam menjaga lingkungan, tutur Jaka, SMP Negeri 2 Padalarang berhasil menyabet juara pertama Raksa Prasada Adiwiyata Sekolah Berbudaya Lingkungan 2019 tingkat Provinsi Jawa Barat.

Karena itu, sekolah ini otomatis menjadi wakil Jawa Barat ke tingkat nasional dalam penilaian Sekolah Inpirasi Berwawasan Lingkungan.

Termasuk akan ikut serta dalam kompetisi Sekolah Sahabat Keluarga yang diselenggarakan oleh Dirjen PAUD dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

"Pendidikan itu kan tanggung jawab sekolah, pemerintah, masyarakat, dan keluarga. Maka, di sini kami tumbuhkan kesadaran tersebut. Alhamdulilah orang tua siswa juga mendukung. Predikat sekolah inspirasi membuat 981 siswa, 56 guru PNS, dan honorer di tempat ini berkomitmen menjaga kebersihan sekolah supaya nyaman dipakai belajar," tutur Jaka.

Sementara itu, Nita Amelia (13) siswi kelas 7 E mengungkapkan, senang dan terhibur dengan suasana ruang kelas yang warna-warni. Dia mengaku lebih semangat belajar dan nyaman karena bisa melihat beragam tema warna di tiap kelas.

Hal sama juga diakui oleh Rangga Dwi Prasetyo (14) siswa kelas 9 B. Rangga menilai, selain memberikan kesan sejuk dan nyaman, berwarnanya ruang kelas juga memberikan suasana berbeda saat belajar.

"Selain menghibur dan menyenangkan, ada suasana berbeda dari ruang kelas yang kami tempati. Pastinya belajar jadi lebih semangat dan menyenangkan. Kalau soal ide warna dan tema gambar, itu sebelumnya dirundingkan dulu sama temen-temen," ujar Rangga.

Menengok Ruang Kelas Warna-warni di Sekolah Inspirasi SMPN 2 Padalarang



(awd)