alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Warga Desa Sampiran Berebut Bantuan Air Bersih

Toiskandar
Warga Desa Sampiran Berebut Bantuan Air Bersih
Ratusan warga Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat berebut bantuan air bersih yang didistribusikam Pemkab Cirebon dan Palang Merah Indonesia (PMI). Foto/Tangkapan layar iNews/Toiskandar

CIREBON - Ratusan warga Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat berebut bantuan air bersih yang didistribusikam Pemkab Cirebon dan Palang Merah Indonesia (PMI). Mereka kesulitan air bersih sejak enam bulan terakhir.

Aksi berebut menaruh jeriken dan ember di barisan depan ini dilakukan ratusan warga Desa Sampiran, Minggu (13/10/2019) pagi begitu melihat kedatangan dua kendaraan tangki yang membawa air bersih bantuan Pemkab Cirebon dan PMI. Petugas pun harus berulang kali menertibkan warga agar bersabar dalam antrean.

Masuah, seorang warga, mengatakan sejak enam bulan terakhir Desa Sampiran mengalami krisis air bersih. Sumur resapan bahkan tak lagi mengeluarkan air hingga warga pun harus pergi ke desa tetangga untuk mencuci dan mencari sumber air. "Seneng sekali kalau ada bantuan air. Setiap minggu ada dua kali bantuan air. Kalau nggak ada bantuan, beli," kata Masuah.



Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengatakan, Pemkab Cirebon telah menginventarisir daerah terdampak musim kemarau panjang. Terdapat lebih dari 50 desa di 14 kecamatan mengalami kekeringan parah. Pemkab Cirebon bersama PMI dan instansi lainnya terus mendistribusikan air bersih dengan sejumlah armadanya. Khusus di Desa Sampiran, pengiriman dilakukan dua kali dalam seminggu atau sekitar 16 ribu liter.
Warga Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat berebut bantuan air bersih yang didistribusikam Pemkab Cirebon dan Palang Merah Indonesia (PMI).
Warga berharap pemerintah menambah lagi armada air bersih untuk dropping air ke Desa Sampiran yang merupakan desa terparah terdampak musim kemarau panjang.



(zik)