alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Selama Musim Kemarau, Hutan di Bandung Utara Terbakar 8 Kali

Adi Haryanto
Selama Musim Kemarau, Hutan di Bandung Utara Terbakar 8 Kali
Administratur Perhutani KPH Bandung Utara Komarudin. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto

BANDUNG BARAT - Kawasan hutan yang berada di wilayah Perhutani KPH Bandung Utara, selama musim kemarau tahun ini sudah terbakar delapan kali.

Kebakaran itu paling banyak melanda rumputĀ danĀ ilalang. Penyebabnya beragam mulai dari akibat aktivitas manusia, sisa pembakaran, hingga puntung rokok.

"Total sudah ada delapan kali kejadian kebakaran dan kebanyakan ilalang serta tanaman di permukaan tanah, seperti tanaman perdu, serasah atau daun kering, dan batang pohon yang sudah mati," kata Administratur Perhutani KPH Bandung Utara Komarudin, Rabu (9/10/2019).



Dia menyebutkan, kawasan hutan di wilayahnya yang sempat mengalami kebakaran seperti berada di sekitar Lembang, Padalarang, dan Gunung Manglayang.

Hutan-hutan itu memang bersinggungan langsung dengan aktivitas pertanian maupun hutan yang dirambah masyarakat seperti mencari kayu bakar dan pendaki.

Pada musim kemarau, diakuinya hampir semua lahan hutan rawan kebakaran. Kebakaran biasanya terjadi di hutan yang terdapat aktivitas manusia.

Sementara kebakaran yang diakibatkan oleh faktor alam dikarenakan cuaca yang sangat panas persentasinya sangat kecil. Untuk itu pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang akan meningkatkan potensi kebakaran hutan.

"Jangan membuat api dan membakar sisa tanaman. Apalagi membuang puntung rokok sembarangan dan dalam kondisi bara api masih menyala," pintanya.

Sebagai upaya antisilasi pihaknya terus melakukan patroli dengan melibatkan Polisi Hutan (Polhut), Polisi Teritorial (Polter), dibantu Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) serta relawan masyarakat peduli api.

Petugas juga dibekali Jet Shooter berupa alat pemadam portabel yang bisa di bawa masuk ke dalam hutan. Sebab biasanya ketika kebakaran terjadi di hutan mobil pemadam kebakaran sulit untuk masuk mendekati titik api.

Seperti pada kebakaran terakhir yang terjadi Sabtu (5/10/2019) di lahan seluas 0,4 hektare di lereng Gunung Tangkuban Perahu, di blok siweuk petak 44 B area hutan lindung di Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, KBB.

Petugas kesulitan mencapai titik api karena medan terjal dan curam ditambah dengan hembusan angin yang sangat kencang.

"Beruntung petugas sigap melakukan pembentengan dan pemadaman, hingga api tidak menjalar ke pohon-pohon besar di kawasan hutan lindung itu," tuturnya.



(awd)