alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Gedung Sate Bakal Dilengkapi Command Center Futuristis Senilai Rp5,2 M

Agung Bakti Sarasa
Gedung Sate Bakal Dilengkapi Command Center Futuristis Senilai Rp5,2 M
Gedung Sate. Foto/Dok SINDOnews

BANDUNG - Gedung Sate segera dilengkapi fasilitas command center baru yang futuristis. Tak tanggung-tanggung, fasilitas tersebut dibangun dengan anggaran hingga Rp5,2 miliar.

Command center tersebut akan melengkapi command center yang sudah lebih dulu ada di Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Jabar itu. Nantinya, command center tersebut juga diharapkan menjadi objek wisata selain Museum Gedung Sate yang juga kini banyak dikunjungi wisatawan.

"Pembangunan sudah dimulai sejak tiga Minggu lalu. Targetnya bulan Desember ini mudah-mudahan bisa kita launching," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar Setiaji, Selasa (8/10/2019).



Menurut Samiaji, command center yang sudah ada di Gedung Sate saat ini nantinya akan digunakan khusus untuk mendukung program Citarum Harum. "Jadi command center ini kita bangun baru. Untuk lokasi tetap di Gedung Sate, hanya beda blok dengan yang sudah ada," ujarnya.

Selain ukurannya yang lebih luas, lanjut Setiaji, rancang bangun command center baru ini akan disesuaikan dengan perkembangan zaman, yakni lebih futuristis seperti halnya command center yang dimiliki oleh Kota Bandung.

"Kalau command center yang kemarin kan cuma sedikit ruangannya. Kalau ini seperti di Kota Bandung. Selain bentuknya yang lebih futuristik, terus ada juga galeri-galeri," katanya.

Tidak hanya itu, command center ini pun akan dilengkapi beberapa ruangan selain ruang kerja unit pusat layanan digital. Selain itu, ada pula ruangan khusus untuk menayangkan berbagai video tentang Provinsi Jabar.

"Command center ini pun nantinya dapat diakses oleh masyarakat sebagai tempat wisata baru di Gedung Sate. Sebagai edukasi juga. Kami menginformasikan produk-produk digital Pemprov Jabar dan masyarakat bisa turut berpartisipasi," tuturnya.

Meski begitu, Satiaji meyakinkan, command center ini berfungsi untuk memonitor sejumlah indakator, seperti kebencanaan hingga informasi terkait lalu lintas.
"Untuk tender Rp5,2 miliar, itu termasuk peralatan-peralatan yang nantinya ada di dalam command center."

Lebih lanjut Satiaji mengatakan, tahun ini, pihaknya pun bakal membangun command center di empat kabupaten, yakni di Indramayu, Garut, Pangandaran, dan Cirebon. Sementara, 2020 mendatang diproyeksikan ada sembilan command center baru yang bakal dibangun tersebar di Jabar.

"Kami pilih daerah yang belum punya command center dan yang sudah siap melaksanakan. Karena mereka (Kabupaten Indramayu, Kabupaten, Garut, Kabupaten Pangandaran, dan Kabupaten Cirebon) sudah menyiapkan perangkat SDM (sumber daya manusia)," tandasnya.



(zik)