alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

3 Bulan Krisis Air Bersih, Sekolah di Cimahi Minta Bantuan Damkar

Adi Haryanto
3 Bulan Krisis Air Bersih, Sekolah di Cimahi Minta Bantuan Damkar
Deretan ember disiapkan di SDN Sukamaju I Kota Cimahi untuk menampung air bantuan dari damkar. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto

CIMAHI - Kesulitan air bersih bukan hanya dirasakan oleh rumah tangga di Cimahi, tapi juga terjadi di sekolah. Pasalnya pasokan air dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Raharja sejak kemarau terhenti sehingga mengganggu aktivitas di sekolah.

Seperti dialami SD Negeri Sukamaju I Kota Cimahi yang sejak tiga bulan terakhir tidak memiliki persediaan air. Air pam hanya mengalir di malam hari, terkadang penjaga sekolah menampung air namun tak mencukupi. Pihak sekolah kini mengajukan permintaan air bersih ke pemadam kebakaran (damkar) Kota Cimahi.

"Selama tiga bulan terakhir sekolahan kami kesulitan air karena dari ledeng gak nyala. Mungkin karena kemarau berkepanjangan," kata Kepala SDN Sukamaju I Enung Mutiah, Jumat (4/10/2019).



Tidak adanya pasokan air berdampak pada aktivitas para siswa yang kesulitan memperoleh air seperti untuk buang air kecil, membasuh muka, dan berwudu. Pihak sekolah sempat mengintruksikan para siswa yang berjumlah 218 anak untuk membawa air bersih ke sekolah menggunakan botol.

"Itu juga tidak lama, karena mungkin di rumah mereka juga susah air. Lagipula kasian kalau anak-anak harus bawa air setiap hari," ujar dia.

Guru Pendidikan Agama Islam SDN Sukamaju I Irmayasari Hidayah menuturkan, terhentinya pasokan air pam memaksa para siswa tidak menggunakan air untuk wudu.

Mereka melakukan tayamum atau menyucikan diri tanpa menggunakan air. "Di sini ada program salat duha setiap minggunya, dan kalau ga ada air murid-murid tayamum," tutur Irmayasari.

Sementara itu, Komandan Regu (Danru) I Damkar Kota Cimahi Indrahadi mengungkapkan, sampai saat ini distribusi bantuan air bagi masyarakat Kota Cimahi yang menggunakan kendaraan Damkar sudah mencapai 11.500 liter air.

Jumlah itu tersebar di beberapa kelurahan yang memang tidak ada air sama sekali. "Kalau ada permohonan bantuan, kami akan kirim. Kalau sumber airnya sekarang ngambil dari UPT Air Minum Pemkot Cimahi," ungkap Indrahadi.



(awd)