alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polwan Cantik Bagikan Bunga, Unjuk Rasa Buruh Aman dan Damai

Agus Warsudi
Polwan Cantik Bagikan Bunga, Unjuk Rasa Buruh Aman dan Damai
Polwan cantik dari Polrestabes Bandung membagikan bunga mawar dan air mineral kepada buruh yang berunjuk rasa di Gedung Sate. Foto-foto/Istimewa

BANDUNG - Sejumlah polisi wanita (Polwan) cantik yang bertugas di Polrestabes Bandung membagikan bunga dan air mineral kepada para buruh yang sedang menggelar unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (2/10/2019).

Sikap humanis dan simpatik para polwan cantik itu berhasil mendinginkan suasana aksi. Para buruh menyambut gembira aksi bagi-bagi bunga dan air mineral tersebut di tengah-tengah teriknya matahari siang hari.

Akhirnya, unjuk rasa berlangsung aman dan damai. Suasana unjuk rasa kali ini benar-benar berbeda. Penuh persaudaraan, tanpa caci maki dan lain sebagainya. Unjuk rasa buruh kali ini berlangsung sejuk, sopan dan penuh persaudaraan.



Setelah audiensi dan berorasi menyuarakan aspirasi dan tuntutannya, massa buruh membubarkan diri dengan tertib meninggalkan kawasan Jalan Diponegoro.

"Ini (membagikan bunga dan air mineral) salah satu upaya kami (Polrestabes Bandung) untuk mengajak pengunjuk rasa menjaga kondusivitas Kota Bandung. Suarakan pendapat dan aspirasi dengan tertib sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema di lokasi unjuk rasa.

Polwan Cantik Bagikan Bunga, Unjuk Rasa Buruh Aman dan Damai

Sementara itu, ribuan buruh dari beberapa organisasi di Jawa Barat, seperti FSPMI, SBSI 92, GARTEKS KSBSI, FSPM, KSPN, GOBSI, KSN, SP KEP KSPI, GASPERMINDO, dan PPMI itu, mulai berdatangan ke Gedung Sate sekitar pukul 11.30 WIB. Mereka datang dengan membawa sejumlah poster dan spanduk bertuliskan tuntutan.

Sejumlah aspirasi mereka suarakan di antaranya menolak RUU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, menolak kenaikan iuran Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, dan menagih revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2015.

Ketua Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Mesin dan Komponen (FSPMI) Purwakarta Ade Supyani mengatakan, aksi unjuk rasa yang dilakukan kali ini fokus kepada tuntutan mengenai isu ketenagakerjaan.

Setelah melakukan orasi beberapa saat, perwakilan buruh diterima untuk beraudiensi dengan pihak Pemprov Jabar yang diwakili oleh Kadisnakertrans Jabar dan staf dari Kesbangpol.



(awd)