alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Summarecon Yakin Pasar Properti di Bandung Kembali Bergairah

Agung Bakti Sarasa
Summarecon Yakin Pasar Properti di Bandung Kembali Bergairah
Masyarakat terlihat antusias menyambut peluncuran produk terbaru Summarecon Bandung, Sabtu (1/9/2018). Foto/Istimewa

BANDUNG - PT Summarecon Agung, Tbk melalui unit usahanya, Summarecon Bandung sukses memasarkan produk properti di Bandung. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa pasar properti di Bandung kembali bergairah.

President Director Summarecon Adrianto P Adhi mengungkapkan, penjualan produk propertinya di Bandung memberikan hasil positif di kuartal ketiga tahun ini. Menurut dia, masyarakat kini lebih cerdas dan selektif dalam memilih produk properti, khususnya produk properti yang berkualitas.

"Kami tentu bersyukur masyarakat Bandung menaruh kepercayaan yang tinggi terhadap kami, hal ini semakin memacu kami untuk melanjutkan pengembangan di Summarecon Bandung," ungkap Adrianto dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Sabtu (1/9/2018).



Adrianto mengatakan, pihaknya kembali meraih sukses dalam peluncuran produk hunian terbarunya, yakni Chelsea dan Cherry serta ruko Beryl Commercial di kawasan Summarecon Bandung yang digelar di Balerea, Site Marketing Office Summarecon Bandung, Gedebage, Kota Bandung, Sabtu (1/9/2018).

"Sebanyak 79 unit hunian Chelsea dan Cherry yang dipasarkan dua tahap serta tujuh unit ruko Beryl Commercial laku terjual. Penjualan hunian Chelsea dan Cherry serta ruko Beryl Commercial hari ini berlangsung sukses. Hal ini menunjukkan bahwa pasar properti tahun ini telah kembali bergairah," tutur Adrianto.

Adrianto menjelaskan, hunian Chelsea dan Cherry merupakan konsep rumah tumbuh pertama di Summarecon Bandung. Produk rumah tumbuh ini berada di lokasi strategis dengan letak yang berdekatan sekolah Santo Aloysius.

"Harga hunian Chelsea yang ditawarkan, mulai dari Rp1,3 miliar untuk ukuran lebar muka 7 meter dan panjang 15 meter. Sedangkan harga hunian Cherry yang ditawarkan mulai dari Rp1,1 miliar untuk ukuran lebar muka 6 meter dan panjang 15 meter," sebutnya.

Adapun Beryl Commercial merupakan ruko terbaru yang dipasarkan Summarecon Bandung setelah sukses meluncurkan ruko Magna Commercial yang terjual habis sebanyak 124 unit dalam penjualan tahap pertama pada 29 April 2017 serta penjualan ruko Topaz Commercial dan ruko Ruby Commercial yang terjual habis sebanyak 71 unit pada 25 November 2017.

"Untuk ruko Berryl Commercial ditawarkan dengan harga mulai dari Rp2,75 miliar untuk tipe tiga lantai berukuran lebar 5 meter dan panjang 17 meter. Untuk ukuran lebar muka 7 meter dengan panjang 17 meter, ruko Beryl Commercial ditawarkan dengan harga Rp4 miliar," terangnya.

Adrianto menambahkan, Beryl Commercial merupakan ruko yang berada di lokasi strategis di selatan kawasan Summarecon Bandung yang dirancang memenuhi berbagai kebutuhan bisnis. Terlebih, ruko tersebut juga berada di sisi Jalan Bulevar Selatan yang memiliki lebar 44 meter dan terhubung dengan Jalan Cimencrang sebagai akses publik menuju Summarecon Bandung serta berdekatan dengan sekolah Al Azhar.

"Sehingga, kawasan ruko ini bukan hanya ramai pada saat masuk dan pulang sekolah, tetapi juga ramai karena mobilitas di sekitarnya. Potensi mobilitas yang lebih tinggi juga terlihat karena adanya flyover yang menghubungkan Jalan Gedebage Selatan menuju Jalan Cimencrang," pungkasnya.

Sementara itu, Executive Director Summarecon Bandung Hindarko Hasan mengatakan, Summarecon Bandung terus berkomitmen dalam mengembangkan kawasan kota terpadu yang dibuktikan dengan tepat waktunya pelaksanaan pembangunan cluster Amanda dan cluster Btari sesuai dengan komitmen yang diberikan kepada konsumen.

"Rampungnya pembangunan hunian cluster Amanda dan cluster Btari juga didukung dengan selesainya pembangunan fasilitas dan infrastruktur penunjang di dalam kawasan," kata Hindarko.

Cluster Amanda dan cluster Btari adalah hunian perdana yang telah diluncurkan Summarecon Bandung pada 21 November 2015. Ketika itu, sebanyak 400 unit cluster Amanda dan cluster Btari habis terjual (sold out) dalam hitungan waktu hampir tiga jam.

"Penyelesaian pembangunan cluster Amanda dan cluster Btari secara tepat waktu merupakan wujud komitmen dari Summarecon Bandung. Hal ini membuat kepercayaan konsumen semakin meningkat terhadap penjualan produk properti dari Summarecon Bandung," tandasnya.



(zik)