alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kegiatan PKBM Jadi Penyumbang Angka IPM Pangandaran

Syamsul Ma'arif
Kegiatan PKBM Jadi Penyumbang Angka IPM Pangandaran
Kegiatan belajar mengajar di salah satu PKBM di Kabupaten Pangandaran. Foto/SINDOnews/Syamsul Maarif

BANDUNG - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Pangandaran jadi penyumbang angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di sektor pendidikan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran Agus Nurdin mengatakan, ada tiga indikator yang menjadi penunjang IPM, di antaranya kesehatan, daya beli masyarakat, dan pendidikan.

"Kegiatan PKBM jadi penyumbang angka dalam menentukan IPM pada rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah," kata Agus.



Agus menambahkan, butuh kesadaran dan dorongan juga motivasi dari berbagai pihak untuk meingkatkan angka IPM dari sektor pendidikan.

"Wacana kami agar angka IPM di sektor pendidikan meningkat perlu sosialisasi supaya masyarakat yang putus sekolah mengikuti kegiatan pendidikan kesetaraan atau paket B dan paket C melalui PKBM," ujar dia.

Saat ini ada di Kabupaten Pangandaran tercatat sebanyak 13 PKBM yang tersebar di 10 kecamatan. "PKBM yang ada di Pangandaran saat ini menyediakan pendidikan paket B dan paket C," tutur Agus.

Berkat sosialisasi yang masif, dalam kurun waktu 2 tahun terakhir, jumlah lulusan paket B dan C mengalami kenaikan. "Pada tahun ajaran 2017-2018 lulusan paket B di Pangandaran sebanyak 82 orang, terdiri atas 53 laki-laki dan 29 perempuan. Sedangkan lulusan paket C sebanyak 216 orang, terdiri atas 134 laki-laki dan 82 perempuan," ungkap dia.

Sementara, pada tahun ajaran 2018-2019 peserta paket B sebanyak 89 orang dari 89 orang tersebut yang lulus 79 orang terdiri dari 28 perempuan dan 51 laki-laki. Sebanyak 10 orang tidak lulus.

"Untuk peserta paket C pada tahun ajaran 2018-2019 tercatat 334 orang, dari 334 orang tersebut yang lulus sebanyak 303. Sementara yang tidak lulus ada 31 orang," pungkas Agus.



(awd)