alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

M Sohibul Iman: Raihan Suara PKS di Jabar Spektakuler

Adi Haryanto
M Sohibul Iman: Raihan Suara PKS di Jabar Spektakuler
Sebanyak 177 anggota DPRD kabupaten/kota asal PKS se-Jawa Barat mengikuti pembekalan partai yang dihadiri langsung oleh Presiden PKS, Muhammad Sohibul Iman di Hotel Mason Pine, Padalarang, Sabtu (14/9/2019). Foto/SINDOnews/Adi Haryanto

BANDUNG BARAT - Raihan suara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Pemilu 2019 di Jawa Barat dinilai sangat spektakuler karena mencatatkan kemenangan di sejumlah daerah. Bahkan, fenomena kemenangan di kawasan perkotaan menjadi pembeda pada pemilu kali ini, sehingga banyak pucuk pimpinan kursi legislatif ditempati oleh kader-kader PKS.

"Saya melihat hasil raihan suara di Jawa Barat pada Pemilu 2019 sangat spektakuler. Ini yang harus dijaga dan terus ditingkatkan," kata Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman usai pembekalan anggota DPRD Kota/Kabupaten PKS se-Jabar di Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Sabtu (14/9/2019).

Sohibul Iman menyebutkan, fenomena kemenangan di perkotaan menunjukkan jika PKS begitu mengakar dan kental di kalangan masyarakat perkotaan, seperti di Kota Bekasi, Bogor, Depok, Sukabumi, Bandung, dan Kota Cimahi. Fenomena ini yang harus dijaga sebagai modal dan ditularkan ke wilayah kabupaten. Sebab, ada beberapa kabupaten yang juga unggul salah satunya di Kabupaten Bandung Barat (KBB).



Selain mempertahankan kemenangan, kata dia, sebanyak 177 anggota DPRD Kota/Kabupaten juga harus menjadi agen yang dapat memelihara harmoni sosial pascapertempuran pilkada. Gesekan-gesekan yang sempat muncul pada saat pilkada lalu harus dihapus dan kembali bersatu. Boleh saja di ruang parlemen berbeda pendapat tapi di luar harus kembali bersama-sama membangun bangsa.

Disinggung mengenai adanya beberapa kader yang keluar dari PKSĀ  dan mendirikan partai baru, Sohibul menilai jika di PKS banyak kader-kader potensial dan sudah sangat dewasa dalam menilai mana yang baik dan tidak. Kejadian itu akan dipandang sebagai sebuah tantangan, terlebih PKS selalu berhasil keluar dari tekanan eksternal maupun internal. Di lain sisi, hal tersebut juga membuat kader menjadi teruji dan militan.

"Persoalan itu (kader yang keluar partai) gak masalah dan bukan urusan kami. Kami terbiasa menghadapi tekanan, itu jadi dorongan bagi kami mengatasi persoalan," tegasnya.

Ketua pelaksana kegiatan, Sadar Muslihat menambahkan, anggota dewan PKS adalah bagian dari mandatory partai. Oleh sebab itu, perlu dilakukan peningkatan pemahaman platform partai, semangat patriotisme, dan wawasan kebangsaan, agar mereka menjadi anggota legislatif yang aspiratif dan amanah.

Pada kesempatan ini, juga digelar salat gaib bersama sebagai penghormatan kepada mendiang Presiden ke-3 RI, BJ Habibie yang wafat pada Rabu 11 September 2019 lalu.



(abs)