alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Mahasiswa Unjuk Rasa Tuntut DPRD Jabar 2019-2024 Tak Korupsi

Agung Bakti Sarasa
Mahasiswa Unjuk Rasa Tuntut DPRD Jabar 2019-2024 Tak Korupsi
Seratusan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di Jalan Asia Afrika menuntut DPRD Jabar periode 2019-2024 tak korupsi, Senin (2/9/2019). Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa

BANDUNG - Seratusan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di sela-sela Rapat Paripurna DPRD Jabar tentang Pengucapan Sumpah Janji Anggota DPRD Jabar Masa Jabatan 2019-2024 di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Senin (2/9/2019).

Dalam aksi demonstrasi yang dikawal ketat petugas kepolisian tersebut, para mahasiswa menyoroti budaya korupsi serta dugaan kasus hukum yang menjerat istri Ketua DPD Partai Gerinda Jabar yang juga anggota DPRD Jabat terpilih yang baru dilantik, Taufik Hidayat.

Mereka menuntut, kasus hukum tersebut dituntaskan. Terlebih, Taufik Hidayat kini telah ditunjuk sebagai Ketua DPRD Jabar sementara. Tidak hanya itu, mereka juga menuding bahwa Taufik Hidayat menyembunyikan sang istri yang saat ini telah masuk daftar pencarian orang (DPO) itu.



"Usut tuntas kasus hukum yang menimpa keluarga Pak Taufik Hidayat. Kami juga meminta Pak Taufik Hidayat menyembunyikan keluarganya yang terjerat kasus hukum serta menuntut parpol pengusung DPRD Jabar untuk menuntaskan kasus hukum calon Ketua DPRD Jabar itu," tegas koordinator aksi dari Forum Mahasiswa Nasionalis, Faisal Alimudin.

Alimudin melanjutkan, pihaknya juga mendesak Partai Gerindra untuk menuntaskan kasus hukum tersebut. Terlebih, Taufik Hidayat digadang-gadang bakal memimpin DPRD Jabar hingga 2024 mendatang.

Menurut Alimudin, istri Taufik Hidayat diduga melakukan penggelapan sebesar Rp3,7 miliar milik PT Duta Nikel dan saat ini telah masuk DPO Polda Sulawesi Tenggara dengan DPO/17/VII/2019/Dit Reskrimum).

Selain mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Nasionalis, puluhan mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) juga menggelar aksi serupa. Mereka juga menuntut anggota DPRD Jabar yang baru dilantik bersih dari budaya korupsi.

"120 anggota dewan yang terhormat dilantik bertepatan dengan 1 Muharram. Seharusnya ini menjadi titik tolak perubahan bagi para anggota dewan yang dilantik," tegas salah satu orator dari KAMMI

Sementara itu, dimintai tanggapannya terkait hal tersebut, Taufik Hidayat membantahnya. Bahkan, Taufik malah balik menuding bahwa kasus yang disangkakan kepada istrinya itu hanyalah fitnah.

"Enggak ada, itu pelintiran, itu fitnah," tegas Taufik seusai prosesi pelantikan Anggota DPRD Jabar periode 2019-2024.

Taufik kembali menegaskan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan negara hukum. Oleh karenanya, kata Taufik, jika benar istrinya bersalah, biarkan hukum yang menjawabnya.

"Ini ada hukum negara, kalau istri saya kena, ya hukum aja," singkat Taufik sambil berlalu meninggalkan awak media.



(awd)