alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

11 Pasien Corona Sembuh, Ribuan ODP dan PDP di Jabar Keluar Zona Rawan

Agung Bakti Sarasa

BANDUNG - Sebanyak 11 pasien positif corona (Covid-19) di Jawa Barat dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit (RS). Berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar) hingga Kamis (2/4/20) pukul 13.00 WIB, angka tersebut 10,6% dari total pasien sembuh di Indonesia yang berjumlah 103 orang.

Sementara, ribuan orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam perawatan (PDP) pun keluar dari zona rawan. Terdapat 3.254 ODP atau 20,72 persen selesai dipantau dari total 15.707 orang dan 278 PDP atau 26,1 persen selesai diawasi dari total 1.069 pasien.

Di Jabar terdapat 9 rumah sakit rujukan Covid-19. Kesembilan rumah sakit itu adalah RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, RSTP Dr. Rotinsulu Bandung, RS Tangkat II Dustira Cimahi, RSU Dr Slamet Garut, RSU Gunung Djati Cirebon, RSU R Syamsudin Sukabumi, RSUD Indramayu, RSUD Subang, dan RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Bekasi. RS lini 1 ini didukung 26 RS lini 2 yang terdiri atas 21 RSUD kabupaten/kota dan lima RSUD UPTD Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar. (Baca : Satu Pasien Positif COVID-19 di Kota Bekasi Sembuh)



Diketahui, virus corona menyerang tidak mengenal pekerjaan, latar belakang, dan status sosial, mulai dari masyarakat biasa, artis, hingga pejabat publik dapat terkena. Salah satu pejabat publik yang positif Corona dan terbuka kepada publik adalah Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana.

Setelah sempat dirawat selama beberapa hari di RS di Kota Bandung, pada 27 Maret 2020 Yana dinyatakan negatif Corona dan kini sedang mengisolasi diri di rumah pribadinya di kawasan Bandung Utara. Hingga kini, Yana pun belum bertemu dengan keluarganya dan hanya ditemani seorang asisten rumah tangga.

Dalam akun Instagramnya @kangyanamulyana, Yana mengucapkan terima kasih kepada perawat, dokter, dan semua pihak yang telah membantunya sembuh. Menurutnya, untuk sembuh dari Corona adalah perjuangan berat. Yana pun mengaku bersyukur dalam melewati masa-masa sulit tersebut.

"Meskipun sangat berat perjuangan melawan Corona Covid-19, tapi berkat seluruh doa alhamdulillah saya bisa melewati proses yang sangat berat ini," kata Yana. (Baca : Hasil Tes Swab Kedua Negatif, Wakil Wali Kota Bandung Sembuh dari Corona)

Yana mengimbau seluruh masyarakat agar mematuhi imbauan pemerintah, baik pemerintah pusat, provinsi, maupun kota agar warga terhindar dari virus Corona.

"Kita harus terus menjaga jarak, terus mengisolasi diri (phisycal distancing), terus melakukan gerakan hidup sehat, dan selalu menjaga kesehatan,” kata Yana.

Kesembuhan Yana tentunya dapat menjadi inspirasi bagi semua orang bahwa tidak ada penyakit yang tidak ada obatnya. Manusia hanya perlu berusaha optimal dan tentu ada jalan. Kisah sembuh pasien Corona adalah berita baik. Begitu pun keterbukaan dari berbagai publik figur dan pejabat yang dinyatakan positif Corona.

Selain Yana Mulyana, Wali Kota Bogor Bima Arya sudah lebih dahulu mengumumkan secara terbuka kepada publik disusul Bupati Karawang Cellica bersama ajudan dan stafnya.

Pemprov Jabar sendiri sangat mengapresiasi keterbukaan para pejabat publik tersebut. Meski begitu, tetap menghormati privasi orang-orang yang memilih tidak terbuka.

Keterbukaan dapat memudahkan orang-orang yang masuk ke dalam lingkaran pergaulan dapat bersikap dengan melakukan tes proaktif baik secara mandiri maupun ikut program Pemprov Jabar melalui tes masif, baik dengan rapid test maupun swab test.

Dengan keterbukaan, Pemprov Jabar dan pemerintah kabupaten/kota pun akan semakin mudah memetakan secara epidemologi dan membuat kebijakan yang tepat untuk menghentikan rantai penyebaran virus ini.



(muh)