alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Rutan-Lapas Daerah Zona Merah Corona Beri Fasilitasi Besuk via Video Call

Agus Warsudi

BANDUNG - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkum HAM) Jabar memberikan fasilitas video call bagi masyarakat yang hendak membesuk atau berkomunikasi dengan warga binaan alias tahanan dan narapidana di rumah tahanan negara (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas) di beberapa daerah zona merah atau terpapar virus Corona.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Jabar Abdul Aris mengatakan, di daerah zona merah Corona, untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan virus Corona atau Covid-19, para pembesuk tahanan dan napi di rutan dan lapas hanya diizinkan melalui video call. Sehingga, antara pembesuk dan warga binaan tak bertemu atau bertatap muka langsung.

"Untuk daerah zona merah Corona, kunjungan atau warga yang besuk ke lapas dan rutan dilakukan dengan video call, tidak bertatap muka. Nanti video call difasilitasi oleh petugas lapas, bisa dilakukan di rumah. Kalau kirim makanan masih tetap diterima," kata Aris dihubungi melalui telepon seluler (ponsel), Selasa (17/3/2020).



Aris mengemukakan, kebijakan Kemenkum HAM ini mengacu kepada kebijakan pemerintah daerah. Seperti diketahui, daerah-daerah di Jabar yang terdapat warga tertular virus Corona antara lain Kota Bandung, Bekasi, Cirebon, Bogor, Purwakarta, dan Depok.

Kunjungan melalui video call tersebut diterapkan, ujar Aris, untuk mengantisipasi penularan virus Corona sekaligus memastikan keamanan penghuni rutan dan lapas dan masyarakat luas. Artinya, tidak ada sedikitpun pengurangan hak warga binaan. Dengan video call, hak warga binaan dan masyarakat yang hendak besuk tetap terpenuhi.

"Kami tak ingin hal-hal yang tidak diinginkan terjadi (penularan Corona). Warga yang besuk kan datang ke lapas dan rutan pakai angkot, gojek, dan angkutan lain. Selama perjalanan berpapasan dengan orang yang enggak tahu siapa (sehat atau tidak), lalu masuk ke lapas dan rutan," ujar dia.

Sedangkan, di daerah yang tidak ada kasus positif Corono tetapi terdapat warga yang masuk daftar orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP), Kanwil Kemenkum HAM memberlakukan zona kuning.

Artinya, masyarakat bisa berkunjung atau besuk ke lapas dan rutan di daerah zona kuning dan bisa bertatap muka. Sementara untuk zona hijau, berarti aman.

"Ada pembatasan waktu kunjungan. Misalnya, dari lima hari jadi dua hari kunjungan. Selain itu, sebelum masuk ke lapas, para pengunjung wajib membersihkan tangan dengan hand sanitizer dan mengenakan masker," tutur Aris.

Selain itu, ungkap dia, petugas rutan dan lapas akan memberlakikan pemeriksaan suhu tubuh. Pengunjung wajib mengisi formulir screening untuk menuliskan riwayat bepergian ke luar negeri selama dua minggu terakhir.

"Saat ini, kebijakan itu belum diterapkan dan masih sebatas sosialisasi di tiap lapas dan rutan se-Jabar. Tetapi dipastikan diterapkan dalam minggu ini. Kanwil Kemenkum HAM Jabar berkoordinasi dengan Pemprov Jabar dan pemerintah daerah terkait pencegahan virus corona," ungkap Kadiv Pas.



(awd)