alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Status Siaga Darurat Corona, Pelayanan di Majalengka Berjalan Normal

Inin Nastain

MAJALENGKA - Pelayanan di kantor-kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka berjalan normal, Senin (16/3/2020), meskipun berstatus Siaga Darurat Corona. Terhitung sejak 15 hingga 28 Maret 2020, Kabupaten Majalengka ditetapkan sebagai daerah siaga darurat Corona. (Baca juga; Majalengka Siaga Darurat Corona, Ruang Gerak Warga Dibatasi)

Status tersebut ditetapkan Bupati Majalebngka Karna Sobahi seusai menggelar Rakor dengan Forkominda pada Minggu (15/3/2020) sore. Penetapan status tersebut diikuti dengan kebijakan berupa pembatasan aktivitas masyarakat. Belajar di rumah bagi para siswa adalah salah satu kebijakan seiring dengan pemberlakuan status itu.

Namun, status siaga darurat tidak berdampak terhadap pelayanan di kantor-kantor pemerintahan. Pelayanan terhadap masyarakat tetap berlaku seperti biasanya. Misalnya di Kantor Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi Usaha Kecil Menengah (K2UKM) Kabupaten Majalengka. Di sini, masyarakat masih bisa mengurus pembuatan Kartu Kuning (Karyu Pencari kerja) secara normal.



"Nggak ada perubahan dalam pelayanan. Berjalan seperti biasanya, normal-normal saja. Tidak mengurangi pelayanan, seperti jamnya berkurang atau harinya dikurangi, tidak," kata Kepala Dinas KKU Sadili kepada SINDONews, Senin (16/3/2020).

Kondisi serupa juga berlaku bagi masyarakat yang akan mengurus SIM di Mapolres Majalengka. Polres Majalengka tidak mengubah jam pelayan meski status siaga darurat Corona. (Baca juga; 108 Tenaga Kerja Asing Dilarang Keluar Majalengka)

"Untuk pelayanan sama saja. Ke depan ada alat pengukur suhu dan pembersih tangan. Kami juga lagi perbaikan ruang-ruang pelayan sesuai petunjuk Bapak Kapolres," kata Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Endang Sujana.

Sementara, untuk memberikan pemahaman yang utuh terkait virus Corona, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Majalengka berencana lebih meningkatkan lagi sosialisasi kepada masyarakat.

"Di sini sudah dibentuk Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 yang diketuai Bapak Sekda. Nah ke depan, dari Diskominfo akan melakukan sosialisasi lewat beberapa media, misalnya Radio yang kami miliki. Nanti mungkim ada talkshow dengan menghadirkan narsum dari Dinkes" kata Kepala Diskominfo Gatot Sulaeman.

Lebih jauh Gatot mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh kabar seputar Corona yang sumbernya tidak jelas. (Baca juga; Jumlah Pasien Corona Berkurang, China Diduga Rahasiakan Resep Remdesivir)



(wib)